you're reading...
Posting Berita

Turki Di Antara Muslim Bosnia Dan Kroasia

 

 Apa hubungan antara Turki dengan Serbia? Bertahun-tahun, Muslim Serbia terpecah menjadi dua kelompok besar, dan sekarang Turki hadur untuk mengakhiri perpecahan antara dua kelompok itu.

“Ini adalah isu-isu kontroversial yang telah lama dibahas di Serbia, di Sandzhak,” kata Menteri Luar Negeri Turki Ahmet Davutoglu.

Mengapa Sandzhak? Sandzhak adalah wilayah historis yang terbentang sepanjang perbatasan antara Serbia dan Montenegro.

Muslim di Sandzhak terbagi antara dua kelompok; Komunitas Islam Serbia dan Masyarakat Islam di Serbia. Apa bedanya? Dipimpin oleh Muammer Zukoric, Komunitas Islam Serbia memiliki hubungan dekat dengan Grand Mufti Bosnia Herzegovina, sedangkan kelompok lain, dipimpin oleh Adem Zilkic, yang didukung oleh Beograd.

Perpecahan antara dua kelompok Muslim ini memicu kekhawatiran akan destabilisasi wilayah dan ketegangan antara Serbia dan Bosnia dan Herzegovina, yang merupakan bekas Yugoslavia. Apalagi Serbia dan Bosnia mempunyai sejarah kelam yang panjang akan pembantaian Muslim.

“Bukan solusi satu malam yang sedang dicari, tapi iklim kesepakatan yang muncul,” kata Davutoglu, yang mengadakan pembicaraan dengan pihak Serbia, Presiden Boris Tadic dan Menteri Luar Negeri Vuk Yeremic.

“Kami ingin menyelesaikannya dalam waktu singkat.”

Nama Sandzhak berasal dari Sanjak dari Novi Pazar, sebuah distrik administrasi zaman kekaisaran Ottoman sampai Perang Balkan 1912.

Nama ini juga merupakan transkripsi Slavia lokal, yang secara harfiah berarti “bendera” atau “panji nasional ” yang digunakan sebagai istilah yang mewakili “provinsi” atau kabupaten “.

Harapan Tinggi

Turki sendiri telah menggelar pertemuan-pertemuan antara para pemimpin agama di Balkan dan kepala Direktorat Urusan Agama Turki Mehmet Gormez terus membantu mengakhiri keretakan-keretakan yang ada.

“Kami harus bekerja dengan sabar,” kata Davutoglu.

“Pekerjaan kami bertujuan untuk menemukan kesamaan di mana pandangan-pandangan yang berbeda dapat menyatu bersama-sama.”

Inisiatif Turki ternyata disambut oleh Beograd.

“Saya harap kesatuan di Sandzhak akan muncul dari persahabatan antara Turki dan Serbia,” kata Davutoglu.

“Kami akan terus bekerja dengan Serbia. Kami meninggalkan Beograd dengan kesan positif,” katanya.

“Kami berusaha untuk menyalurkan masalah ini menjadi sesuatu yang lebih positif. Ini jenis masalah yang mempunyai akar, tetapi sebagian besar dari masalah-masalah ini bersifat psikologis. “

Serbia memiliki minoritas Muslim hampir setengah juta orang, sebagian besar etnis Bosnia dan Albania.

Bekas Yugoslavia ini pecah dalam serangkaian perang sipil yang mematikan.

Perang ditandai dengan kejahatan perang massal dan pembersihan etnis (Muslim), yang memuncak dengan perang Bosnia pada tahun 1992.

Setidaknya 200.000 orang tewas dan ribuan dipaksa mengungsi dari rumah mereka dalam perang 1992-1995, yang dipicu oleh pecahnya bekas Yugoslavia.

Hampir 20.000 wanita Muslim secara sistematis diperkosa selama perang.

Dan rakyat Bosnia menyatakan bahwa Serbia adalah dalang “pembersihan etnis” Muslim Bosnia dan Kroasia selama perang itu.

Akankah mulai tahun 2011 dan seterusnya, pembantaian Muslim Bosnia itu terlupa karena Turki? (sa/onislam)

 

About IslamPosting

Muslim

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Review

Review islamposting.wordpress.com/ on alexa.com
free counters
%d blogger menyukai ini: